Langsung ke konten utama

Ketika Si Kakak Belum Siap Punya Adek

Assalumualaikum wr.wb

Kemarin emak baru menulis tentang nano-nanonya melahirkan anak pertama secara cesar. Seperti pada cerita emak yang kemarin, kata dokter minimal untuk bisa hamil lagi pasca operasi cesar adalah 2 tahun, untuk mencegah perobekan pada dinding rahim. Jika pada kehamilan pertama melahirkan cesar kemungkinan untuk melahirkan secara normal masih bisa dilakukan asal ya itu tadi jarak kehamilan minimal harus 2 tahun paaca cesar.

Pasca melahirkan anak pertama, emak ingin banget melahirkan secara normal di kehamilan berikutnya. Tapi apalah daya ternyata Allah SWT berkehendak lain. Disaat Aclet baru berumur 1 tahun, Allah memberi kepercayaan kembali pada emak untuk mengandung anak ke 2, sehingga terpaksa dech emak harus menyapih Aclet yang masih berumur 1 tahun & mau gak mau emak harus kembali melakukan operasi cesar karena jarak yang terlalu dekat.

Tepat tanggal 30 April 2015 ketika Aclet masuk usia 20 bulan si adek hadir ke dunia. Dan alhamdulillah Allah memberikan seorang bayi laki-laki yang sehat, imut & lucu, yang kami beri nama "Khalfani Cakra Bintang Narashangsa".

Naahh...dari sinilah drama dimulai eng..ing..eng... Dengan umur yang sudah memasuki 20 bulan, Aclet si kakak sudah punya rasa cemburu terhadap anggota baru dikeluarga yaitu dek Cakra.
Waktu pas pertama kali diajak ke RS untuk melihat adeknya, Aclet sudah tidak mau digendong emak, maunya digendong sama utinya karena Aclet  melihat emak telah menggendong adek kecilnya. Ketika sudah pulang kerumah semakin banyak drama yang terjadi. Si uti gak boleh sama sekali menggendong atau bahkan sekedar memegang adeknya. Kalau itu sampai terjadi Aclet bakalan nangis sejadi-jadinya. Terus pernah ketika uti lagi memandikan adek, Aclet mengambil sabun dan dilemparkan ke adeknya. O..em..ji...untung saja tidak mengenai adeknya. Dan masih banyak lagi drama-drama yang lainnya.
Ini semua terjadi karena Aclet si kakak belum siap untuk mempunyai seorang adek, karena memang usia Aclet masih sangat kecil yang masih sangat-sangat butuh belaian kasih dari emaknya. Apalagi dengan umur yang masih 20 bulan Aclet harusnya masih ASI tapi dengan terpaksa disapih dan ganti minum susu formula karena emak telah mengandung adeknya.


Dari kejadian-kejadian tersebut emak & ayah akhirnya bersepakat untuk membagi tugas. Jika si adek lagi menyusu atau lagi butuh perhatian emak ayah yang menemani mbak Aclet bermain, begitu juga sebaliknya. Sehingga dengan begitu Aclet tidak merasa kehilangan kasih sayang & perhatian karena kehadiran adek kecilnya. Tidak hanya itu kami juga melibatkan Aclet dalam setiap kegiatan yang berhubungan dengan adeknya, seperti membantu memberi minyak telon, ikut mandiin adek, membantu mengambilkan diapers dll. Sehingga dengan begitu Aclet merasa dihargai & merasa memiliki adek yang harus disayangi. Selain dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap sesama terutama saudaranya sendiri, hal ini juga dapat melatih Aclet menjadi anak yang mandiri.

Terkadang emak merasa aneh sendiri melihat tingkah Aclet yang sering cemburu,usil & marah-marah sama si adek, tetapi ketika si adek digendong orang lain atau dibawa pergi sama budhenya tidak boleh dan akan menangis. Apa ini yang dinamakan "Darah lebih kental daripada air?" ketika dekat mereka seperti Tom & Jery tapi ketika berjauhan saling mencari :)

Sekarang mereka sudah mulai bertambah besar & bisa bermain bersama. Walau tak jarang si kakak masih sering usil sama adeknya, mungkin karena gemes melihat adeknya yang lucu ketika diusilin hihihi :)
Begitupun Dek Cakra dia sangat mengidolakan Mbak Acletnya, apapun yang dilakukan Mbak Aclet pasti dia ikuti :D


Semoga kalian anak-anakku senantiasa selalu rukun & dilindungi oleh Allah SWT. Dan menjadi Anak Generasi Maju yang berprestasi.
Aamiin...

#MombassadorSGMEksplor
#SGMEksplor
#GenerasiMaju



Email : ikasukmaabriyanti@gmail.com
Twiter : @isaykhavulta
IG : @ieka_tox
FB : ieka sukma ayellow

Komentar

  1. Seru ya punya anak yang jaraknya lumayan deket, mereka bisa main bareng tapi juga bisa cemburu2 ya. Lucu.

    BalasHapus
  2. aq kayaknya bm siap..kalau si dede punya ade lagi bund..hehhee... tq mba sharingnya..

    BalasHapus
  3. Sama bun kaya aku. Cuma kalo aku jarak dari anak pertama ke anak kedua adalah 14 bulan. Lebih cepet lagi ya. Jd anakku umur 7 bulan aku udh hamil lagi.

    Tp emg bener.. walaupun msh kecil mereka ttp punya rasa cemburu yg besar ya. Krn kan harusnya mereka msh dimanja tp malah harus berbagi dengan si adik. Tp inilah tugas kita ya bun buat baikin anak2 kita spy mereka ga merasa tersisihkan krn kehadiran ade nya..

    BalasHapus
  4. Seperti aku dengan 3 anak jaraknya 2 tahun , pastinya si kaka ada rasa cemburu, namun mama sll menceritakan sesuatu yg membuat kaka mengerti

    BalasHapus
  5. Hihihi....kebayang rempong emaknya...ngadepin 2 anak nangis bareng sendirian...

    BalasHapus
  6. wah jdi berfikir kedepan nih..klo hamil nnti gmana lahirannya??

    BalasHapus
  7. Pas nih ama anak aq kk kiran mau punya ade lagi belum nongol aja perut uda di cubit mlu

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mini Jepangnya The Onsen Hot Spring Resort Kota Batu

Apa yang terbayang ketika kita mendengar kata Jepang? Pasti kita akan terbayang dengan keindahan alamnya, keunikan budaya & kulinernya, kedisiplinan penduduknya, kecanggihan teknologinya, animenya, shinkansennya dan masih banyak lagi. Tapi ada yang menarik bagi saya ketika ada seorang teman yang berkunjung ke negara Jepang dan dia menceritakan tentang pengalamannya berendam air panas ala Jepang Onsen . Dimana saat berendam itu dikelilingi dengan background alam yang indah & diselingi dengan backsound alam yang khas dengan suara burung serta gemericik air. Menjadikan tubuh serta pikiran yang penat semakin rilex. Onsen adalah istilah bahasa Jepang yang artinya sumber air panas yang keluar dari perut bumi. Bagi orang Jepang mandi onsen sudah menjadi budaya sejak abad ke 7, karena kandungan mineral dari sumber airnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya menurunkan tekanan darah, diabetes, merawat kulit, menghilangkan pegal, menyembuhkan luka dan lain sebagainya. ...

Menjadi Guru Anak Generasi Maju di Rumah

Memasuki New Normal dan tahun ajaran baru ditengah pandemi Covid19, menjadi tantangan tersendiri bagi kita ya bun. Sebagai seorang bunda dan juga Mombassador SGM Eksplor  kita harus terampil menjadi semua peran, mulai jadi koki sampai dengan yang sekarang kita jalani, yaitu jadi guru bagi Anak Generasi Maju kita. Tahun ajatan baru ini tidak semua sekolah melaksanakan pembelajaran di sekolah. Hanya daerah yang berzona hijalah yang boleh melaksanakan pembelajaran offline di sekolah tentunya sesuai dengan protokol kesehatan dan pembatasan jam belajar di sekolah. Tapi bagi daerah yang masih berzona merah pembelajaran dilaksanakan secara online / daring di rumah masing-masing. Karena rumahku berada di daerah berzona merah, maka si kecil pun melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Apalagi Aclet baru memasuki kelas 1 SD dan Cakra masuk TK A. Dimana perlu adaptasi dan mengenal lingkungan guru serta teman-teman barunya. Selama melaksanakan PJJ tentunya waktu belajar tak sepad...