Langsung ke konten utama

Cemilan Sehat dan Lucu Si Generasi Maju

Assalamualaikum wr.wb sobat emak.

Ceritanya hari ini tadi hujan turun deras di area Kota Batu dan sekitarnya dari pagi sampai sore. Naahhh sobat emak tahu sendiri kan ya...kalau cuaca lagi dingin-dingin gini perut bawaannya pingin diisi melulu. Ini mulut rasanya pengen memamahbiak terus (sapi kali memamahbiak hehehe).

Apalagi yang namanya nak kanak children yang masih dalam masa pertumbuhan pinginnya makan dan jajan melulu. Mau beli di luar rumah males sama basah-basahan & cuaca dinginya, apalagi Kota Batu dasarnya memang sudah dingin karena memang terletak di dataran tinggi. Berhubung hari ini tadi seharian hujan turun gak berhenti-berhenti, sedangkan nak kanak children ngerengek minta nyemil. Ya sudah akhirnya emak puter otak & nguprek-nguprek di dapur nyari sesuatu yang tersisa dan bisa disulap jadi sesuatu.

Akhirnya setelah nguprek-nguprek cukup lama (nguprek2nya saja lama kapan bikinnya neh, keburu bobok hehehe...). Maka ketemulah bahan sisa dari membuat pesanan kue donat seminggu yang lalu. Iya untuk menambah pundi-pundi ekonomi emak iseng-iseng menerima pesanana kue juga lhooo. Sobat emak kalau mau snack box buat hajatan ato sekedar nyemil buat nemenin arisan, boleh banget lhooo pesen di emak contact person bisa inbox yach...(nah lho kok malah promosi hehehe). Gak pa pa kali ya...sambil nyelem minum air (awas kembung hahaha).

Ketemulah terigu, ragi instan, coklat, keju beserta kawan-kawanya. Tapi kali ini bukan bikin donat, bosan donat melulu secara minggu kemarin baru buat donat. Kali ini emak mau bikin sesuatu yang simpel saja dan gak banyak bahan, praktis & murah, yaitu roti sobek isi. Supaya anak-anak jadi tambah semangat buat menyantapnya. Roti sobek isi kali ini emak buat bentuk karakter dan kali ini emak membuat "Roti Sobek Karakter Kero Keropi". Kalau sobat emak ingin mencoba membuat karakter yang lain di rumah monggo, suka-suka sobat emak dech.

Wokeehh...yuk ah kita langsung cap cuz...garap si roti sobek karakter ini. Persiapkan bahan-bahannya dulu ya...

Bahan-bahan :
- 500 gr tepung terigu protein tinggi
- 2 butir telur
- 100 gr gula pasir
- 50 gr mentega
- 1 sdm ragi instan
- 1/2 sdt vanili bubuk
- 1 sdm pelembut roti (optional, gak pakai jg gak apa-apa, emak gak pakai karena memang lagi habis)
- 250 cc air
- pewarna makanan hijau ( karena emak mau buat karakter keropi, sobat emak bisa menyesuaikan warna sesuai karakter yang diinginkan ya...)
- untuk isian sesuai selera masing-masing ya...( kalau emak pakai isian keju & coklat)

Cara membuat :
1. Buatlah biang terlebih dahulu, yaitu dengan cara menambahkan ragi instan dengan sedikit air hangat, tunggu kurleb 15 menit hingga berbuih, sisihkan
2. Kocok gula dan telur hingga gula larut
3. Masukkan terigu, biang, vanili, mentega & pelembut roti aduk rata jadi satu, masukkan air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis.
4. Setelah kalis ambil sedikit adonan sisihkan(karena ini nanti akan dibuat sebagai bola matanya) sisa adonan tadi beri warna hijau uleni agar warna tercampur rata.
5. Timbang adonan hijau masing-masing dengan berat kurleb 40 gr, bulatkan dan beri isian
6. Tata kedalam loyang beri hiasan mata warna putih dari adonan yang sudah disisihkan sedikit tadi. Lalu diamkan selama kurleb 20 menit hingga mengembang.
7. Setelah mengembang panggang dalam oven dengan suhu 160 dc selama kurleb 20 menit.
8. Setelah matang angkat olesi permukaann roti dengan mentega diamkan sebentar lalu beri hiasan pupil mata dan mulut dengan coklat cair/selai coklat.

Daann...akhirnya bahan yang tersisa disulap emak jadi apa?? Prok..prok..prok.. Jadi apa?? Prok...prok..prok... Hap..!! (Kayak Pak Tarno yeee..)

Mamam si hijau bareng keluarga & calon #GenerasiMaju

Naahh...si hijau mata belok Kero Keropi siap disantap seluruh keluarga tercintah.

Widiiww...dalan sekejab langsung ludes itu roti sobek di serbu sama ayah, mbak Aclet, dek Cakra dan uti. Emaknya cuma kebagian loyangnya doang huaaaa....nangis sambil gigit sendal (tuh....kan mulai alay n lebay).

Tips :
1. Kalau gak mau lengan jadi gempal & tangan jadi pegel-pegel sobat emak bisa pakai mixer dengan gigi spiral supaya benar-benar kalis, karena semakin kalis roti akan semakin empuk. Tapi kalau mau sambil olah raga dan menghemat listrik gak apa-apa pakai tangan. Sesukanya & senampunya saja dech :)
2. Jangan pernah menggunakan telur yang baru keluar dari lenari es langsung, karena bisa menyebakan roti gagal berkembang. Diamkan terlebih dahulu hingga suhu telur sesuai suhu ruang.
3. Baca doa sebelum makan sediakan teh/kopi biar mantaafff dan gak bikin seret tenggorokan :) dan jangan lupa buatkan susu SGM Eksplor untuk para #GenerasiMaju sebagai pendamping saat menikmati Cemilan Sehat dan Lucu.

Oke, selamat mencoba sobat emak.
Have a nice day ;)

Cemilan sehat #GenerasiMaju Si hijau mata belok yang lucu


#MombassadorSGMEksplor
#SGMEksplor
#GenerasiMaju

Komentar

  1. Wah bundaaaa pinter bikin kueeee aku mauuuuu

    BalasHapus
  2. Waah jafi ngiler nih bun, enak bgt kayaknya. Pastinya sehat buat camilan si kecil

    BalasHapus
  3. Duhhh lucu bgt kuenya...bergizi lg ��

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mini Jepangnya The Onsen Hot Spring Resort Kota Batu

Apa yang terbayang ketika kita mendengar kata Jepang? Pasti kita akan terbayang dengan keindahan alamnya, keunikan budaya & kulinernya, kedisiplinan penduduknya, kecanggihan teknologinya, animenya, shinkansennya dan masih banyak lagi. Tapi ada yang menarik bagi saya ketika ada seorang teman yang berkunjung ke negara Jepang dan dia menceritakan tentang pengalamannya berendam air panas ala Jepang Onsen . Dimana saat berendam itu dikelilingi dengan background alam yang indah & diselingi dengan backsound alam yang khas dengan suara burung serta gemericik air. Menjadikan tubuh serta pikiran yang penat semakin rilex. Onsen adalah istilah bahasa Jepang yang artinya sumber air panas yang keluar dari perut bumi. Bagi orang Jepang mandi onsen sudah menjadi budaya sejak abad ke 7, karena kandungan mineral dari sumber airnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya menurunkan tekanan darah, diabetes, merawat kulit, menghilangkan pegal, menyembuhkan luka dan lain sebagainya. ...

Menjadi Guru Anak Generasi Maju di Rumah

Memasuki New Normal dan tahun ajaran baru ditengah pandemi Covid19, menjadi tantangan tersendiri bagi kita ya bun. Sebagai seorang bunda dan juga Mombassador SGM Eksplor  kita harus terampil menjadi semua peran, mulai jadi koki sampai dengan yang sekarang kita jalani, yaitu jadi guru bagi Anak Generasi Maju kita. Tahun ajatan baru ini tidak semua sekolah melaksanakan pembelajaran di sekolah. Hanya daerah yang berzona hijalah yang boleh melaksanakan pembelajaran offline di sekolah tentunya sesuai dengan protokol kesehatan dan pembatasan jam belajar di sekolah. Tapi bagi daerah yang masih berzona merah pembelajaran dilaksanakan secara online / daring di rumah masing-masing. Karena rumahku berada di daerah berzona merah, maka si kecil pun melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Apalagi Aclet baru memasuki kelas 1 SD dan Cakra masuk TK A. Dimana perlu adaptasi dan mengenal lingkungan guru serta teman-teman barunya. Selama melaksanakan PJJ tentunya waktu belajar tak sepad...

Ketika Si Kakak Belum Siap Punya Adek

Assalumualaikum wr.wb Kemarin emak baru menulis tentang nano-nanonya melahirkan anak pertama secara cesar. Seperti pada cerita emak yang kemarin, kata dokter minimal untuk bisa hamil lagi pasca operasi cesar adalah 2 tahun, untuk mencegah perobekan pada dinding rahim. Jika pada kehamilan pertama melahirkan cesar kemungkinan untuk melahirkan secara normal masih bisa dilakukan asal ya itu tadi jarak kehamilan minimal harus 2 tahun paaca cesar. Pasca melahirkan anak pertama, emak ingin banget melahirkan secara normal di kehamilan berikutnya. Tapi apalah daya ternyata Allah SWT berkehendak lain. Disaat Aclet baru berumur 1 tahun, Allah memberi kepercayaan kembali pada emak untuk mengandung anak ke 2, sehingga terpaksa dech emak harus menyapih Aclet yang masih berumur 1 tahun & mau gak mau emak harus kembali melakukan operasi cesar karena jarak yang terlalu dekat. Tepat tanggal 30 April 2015 ketika Aclet masuk usia 20 bulan si adek hadir ke dunia. Dan alhamdulillah Allah memberika...