Langsung ke konten utama

Puasa Ala Anak Generasi Maju di Musim Pandemi Covid19

Marhaban Yaa Ramadhan...

Alhamdulillah ya kita semua masih dipertemukan dengan bulan suci Ramadhan tahun ini. Ya...walaupun Ramadhan tahun ini sangatlah berbeda dengan Ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Di bulan Ramadhan tahun ini kita melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan beribadah #DiRumajAja karena adanya pandemi Covid19. Hhfftt...sedih ya...😢. Yang biasanya bisa ngabuburit nyari takjilan tiap sore menjelang bedug maghrib, sekarang ngabuburitnya #DiRumahAja sambil nonoton Tav dan sosmed. Yang biasanya bisa bukber sama keluarga besar, teman & kerabat, sekarang harus berbuka sendiri serta keluarga kecil. Yang biasanya sholat tarawih berjamaah, sekarang harus sholat tarawih sendiri di rumah. Yang biasanya taddarus Quran bersama-sama di masjid, sekaranga harus taddarusan sendiri di rumah. Yang biasanya terdengar suara kentongan dengan irama musiknya yang khas dimainkan oleh anak-anak juga pemuda pemudi beramai-ramau untuk membangunkan saat waktu sahur, sekarang hanya tedengar bunyi weker dari smart phone.  Dan....masih banyak lagi suasana-suasana yang hanya dilakukan saat bulan Ramadhan tapi untuk saat ini tidak bisa dilakukan. Aaahhh...aku rindu hiks 😢. Ok, kita abaikan rasa sedih kita berpikir positif dan beribadah dengan khusyuk di bulan suci ini.

Nah, kita kan lagi menjalankan ibadah puasa di saat pandemi Covid19 nih. Sebagai bunda generasi maju dan Mombassador SGM Eksplor, hal terpenting yang harus aku lakukan adalah menjaga asupan nutrisi keluarga agar tetap seimbang. Karena ini penting banget untuk menjaga daya tahan tubuh. Terutama daya tahan tubuh si kecil, yang sedang belajar atau sedang menjalankan puasa.


Nah, di bulan Ramadhan kali ini, aku dan keluargaku mempunyai kebiasaan baru untuk menjaga agar tubuh tetap fit. Diantaranya adalah aku mulai konsumsi vit C utk menjaga imunitas. Mulai lari pagi keliling komplek agar jantung sehat serta yoga. Menyediakan makanan bergizi dan bernutrisi untuk keluarga terutama si kecil, yang ini wajib dilakukan ya. Mengatur porsi makan secukupnya, hanya saja sekarang konsumsi buah dan sayurnya lebih banyak. Daaann...sekarang aku jadi bisa mengkreasikan buah dan sayur menjadi menu desert buat si kecil. Misalnya ada buaj pisanh di rumah, nah hari ini aku jadikan pisang goreng, besok bisa aku jadikan es krim pisang. Untuk sayuran pun juga begitu, hari ini daun kelor dibuat sayur bening, besok daun kelor bisa dibuat puding daun kelor.


Karena salah satu anak generasi majuku Si Aclet sudah mulai belajar berpuasa. Maka, aku sebagai bunda generasi maju wajib memberikan asupan nutrisi yang baik dan gizi seimbang terhadap si kecil terutama Si Aclet yang sedang belajar menjalankan ibadah puasa disaat musim pandemi Covid19 ini.

Apa saja sih manfaat nutrisi bagi si kecil, terutama juga bagi si kecil yang sedang belajar berpuasa saat pendemi Covid19 ini?
Menurut artikel serta sumber-sumber yang telah aku ikuti baik dari sosmed dan kulwap bersama SGM Eksplor. Beberapa manfaat nutrisi bagi si kecil diantaranya :

1. Agar kebutuhan sistem tubuh bisa terus berjalan dengan maksimal. Karena jika salah satu sistem tubuh tidak berjalan maksimal maka akan timbul masalah dalam tubuh.
2. Menjaga tubuh tetap sehat.
3. Menjaga & meningkatkan imunitas tubuh.
4. Meningkatkan konsentrasi.
5. Menunjang pertumbuhan tulang dan otot.

Itu semua bisa didapatkan dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Nah, untuk melengkapi nutrisi si kecil, terutama Si Aclet yang sedang menjalankan puasa. Aku berikan Aclet susu SGM Eksplor 2x sehari, saat sahur dan saat berbuka puasa.


Selain mengkonsumsi makanan bergizi. Saat musim pandemi gini penting untuk menjaga kebersihan diri di rumah. Salah satunya yaitu dengan rajin cuci tangan terutama setelah keluar rumah dan memegang hewan peliharaan.

Cuci tangan pun ada tata caranya lhoo bun.
Bagaimana sih tata cara cuci tangan yang benar?
Lihat poster di bawah ini ya...👇


Gimana bunda? Gampang banget kan cara mencuci tangan hanya butuh waktu lebih kurang 20-30 detik saja. Aku sudah ajarkan dan terapkan ini kepada Aclet dan Cakra, dan sekarang sudah jadi kebiasaan mereka untuk selalu cuci tangan selepas memegang hewan peliharaan atau sehabis bermain.
Bunda juga bisa terapkan hal posituf yang sederhana tersebut kepada si kecil.

Jadi...tak perlu risau dan khawatir ya bun akan kesehatan si kecil Anak Generasi Maju dengan aktivitas puasanya di bulan Ramadhan saat musim pandemi Covid19 ini. Tak perlu risau juga akan berita simpang siur di sosmed yang belum jelas kebenarannya.
Lebih baik bunda follow FB Aku Anak SGM dan kunjungi website www.generasimaju.co.id untuk mendapatkan informasi yang jelas dan benar tentang nutrisi, tips dan tumbuh kembang si kecil di saat pandemi Covid19.
Atau bunda bisa hubungi Careline SGM di nomor bebas pulsa 0 800 1 360 360.

Sebagai Bunda Mombassador SGM Eksplor , bundanya Anak Generasi Maju kita tak boleh menyerah, harus tetap #BersatudanKuat serta berpikir positif. Dan yakin pandemi ini akan segera berlalu.


#BersatudanKuat
#SGMEksplor
#GenerasiMaju
#MombassadorSGMEksplor
#PoinPrestasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mini Jepangnya The Onsen Hot Spring Resort Kota Batu

Apa yang terbayang ketika kita mendengar kata Jepang? Pasti kita akan terbayang dengan keindahan alamnya, keunikan budaya & kulinernya, kedisiplinan penduduknya, kecanggihan teknologinya, animenya, shinkansennya dan masih banyak lagi. Tapi ada yang menarik bagi saya ketika ada seorang teman yang berkunjung ke negara Jepang dan dia menceritakan tentang pengalamannya berendam air panas ala Jepang Onsen . Dimana saat berendam itu dikelilingi dengan background alam yang indah & diselingi dengan backsound alam yang khas dengan suara burung serta gemericik air. Menjadikan tubuh serta pikiran yang penat semakin rilex. Onsen adalah istilah bahasa Jepang yang artinya sumber air panas yang keluar dari perut bumi. Bagi orang Jepang mandi onsen sudah menjadi budaya sejak abad ke 7, karena kandungan mineral dari sumber airnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya menurunkan tekanan darah, diabetes, merawat kulit, menghilangkan pegal, menyembuhkan luka dan lain sebagainya. ...

Menjadi Guru Anak Generasi Maju di Rumah

Memasuki New Normal dan tahun ajaran baru ditengah pandemi Covid19, menjadi tantangan tersendiri bagi kita ya bun. Sebagai seorang bunda dan juga Mombassador SGM Eksplor  kita harus terampil menjadi semua peran, mulai jadi koki sampai dengan yang sekarang kita jalani, yaitu jadi guru bagi Anak Generasi Maju kita. Tahun ajatan baru ini tidak semua sekolah melaksanakan pembelajaran di sekolah. Hanya daerah yang berzona hijalah yang boleh melaksanakan pembelajaran offline di sekolah tentunya sesuai dengan protokol kesehatan dan pembatasan jam belajar di sekolah. Tapi bagi daerah yang masih berzona merah pembelajaran dilaksanakan secara online / daring di rumah masing-masing. Karena rumahku berada di daerah berzona merah, maka si kecil pun melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Apalagi Aclet baru memasuki kelas 1 SD dan Cakra masuk TK A. Dimana perlu adaptasi dan mengenal lingkungan guru serta teman-teman barunya. Selama melaksanakan PJJ tentunya waktu belajar tak sepad...

Ketika Si Kakak Belum Siap Punya Adek

Assalumualaikum wr.wb Kemarin emak baru menulis tentang nano-nanonya melahirkan anak pertama secara cesar. Seperti pada cerita emak yang kemarin, kata dokter minimal untuk bisa hamil lagi pasca operasi cesar adalah 2 tahun, untuk mencegah perobekan pada dinding rahim. Jika pada kehamilan pertama melahirkan cesar kemungkinan untuk melahirkan secara normal masih bisa dilakukan asal ya itu tadi jarak kehamilan minimal harus 2 tahun paaca cesar. Pasca melahirkan anak pertama, emak ingin banget melahirkan secara normal di kehamilan berikutnya. Tapi apalah daya ternyata Allah SWT berkehendak lain. Disaat Aclet baru berumur 1 tahun, Allah memberi kepercayaan kembali pada emak untuk mengandung anak ke 2, sehingga terpaksa dech emak harus menyapih Aclet yang masih berumur 1 tahun & mau gak mau emak harus kembali melakukan operasi cesar karena jarak yang terlalu dekat. Tepat tanggal 30 April 2015 ketika Aclet masuk usia 20 bulan si adek hadir ke dunia. Dan alhamdulillah Allah memberika...