Langsung ke konten utama

Tips Atasi Stress Saat Pandemi Covid19 ala Bunda Generasi Maju

Assalamualaikum...
Bagaimana kabarnya sobat-sobatku para bunda Generasi Maju? In sya Allah dan mudah-mudahan senantiasa dilindungi dan diberi kesehatan oleh Allah SWT ya, Aamiin...

Saat ini seluruh dunia sedang diuji kesabaran serta ketakwaannya. Hampir diseluruh penjuru negeri di bumi ini didatangi tamu bernama virus Covid19. Yup, Covid19 yang juga berkunjung di negara kita tercinta Indonesia.

Dengan adanya pendemi Covid19 ini, pemerintah menghimbau seluruh warga untuk melakukan physical distancing dan berdiam diri #DiRumahSaja untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Seluruh kegiatan dilakukan dari rumah, baik itu bekerja dan anak-anak belajar dari rumah.

Dengan adanya himbauan untuk #StayAtHome yang sudah berjalan 1 bulan ini, tentunya membuat sobat bunda Generasi Maju serta seluruh anggota keluarga merasa bosan, terutama si kecil, ya kan? Belum lagi ditambah dengan berita-berita hoax yang ada di sosial media yang semakin membuat stress.
Adanya berita di TV yang mengabarkan semakin bertambahnya korban membuat sobat bunda Generasi Maju semakin panik aaarrggghhhh....

Terus bagaimana dong cara kita mengatasi keadaan yang seperti ini?? Sedangkan kita sebagai seorang ibu merupakan garda terdepan untuk melindungi kesehatan keluarganya.
Nah, sobat bunda Generasi Maju aku ada beberapa tips nih yang aku dapat dari hasil sharing dari para Mombassador SGM Eksplor bersama para pakar kesehatan, nutrisi dan psikolog. Apa sajakah itu?


1. Jangan Panik
Hal pertama yang harus sobat bunda Generasi Maju lakukan adalah "Jangan Panik". Jangan mudah termakan berita hoax di medsos, cari dulu sumber dan kebenarannya. Tetap berpikir positif dibarengi dengan menjaga kesehatan dan kebersihan diri.

2. Rajin cuci tangan
Cuci tangan adalah kebiasaan baik yang bisa diajarkan kepada si kecil ya bun. Sobat Bunda Generasi Maju bisa ajarkan si kecil cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Karena mencuci tangan merupakan salah satu cara mencegah penyebaran virus Covid19

3. Ikuti anjuran pemerintah
Yes, ikuti semua anjuran dari pemerintah. Seperti, jika terpaksa keluar rumah harus menggunakan masker, jarak bertemu fisik dengan orang lain minimal 1 m, dan membawa hand sanitizer. Saat pulang ke rumah langsung cuci tangan dan mandi.

4. Makan makanan bergizi & olahraga
Makan makanan bergizi merupakan salah satu cara menjaga imunitas tubuh kita, terutama imunitas si kecil. Dengan imunitas yang tinggi in sya Allah tubuh kita dan si kecil akan melawan segala macam virus yang masuk menyerang tubuh kita. Agar badan tetap fit dan prima kita bisa lakukan olahraga ringan dengan rutin.

5. Enjoy it
Nikmati setiap waktu selama #DiRumahSaja bersama keluarga. Lakukan kegiatan positif bersama suami juga si kecil untuk menghilangkan kebosanan dan stress. Misalnya masak bareng, olahraga bareng seperti yang dilakukan keluarga seleb, DIY mainan dari barang bekas bersama si kecil, DIY membuat Hand Sanitizer sendiri, bermain permainan tradisionak, kerja bakti membersihkan rumah dan masih banyak lagi yang bisa kita lakukan bersama keluarga tercinta saat #StayAtHome ini. Kapan lagi ya kan kita bisa bonding bareng suami dan anak-anak 24 jam selama ini. Atau mau me time baca buku novek, nonton film, drakor whatever lah... So...enjoy it anytime 😊

Ayo kita bersama Bunda SGM #BersatudanKuat #LawanCovid19 agar pendemi ini lekas berakhir. Sehingga kita semua bisa berkumpul bersama keluarga, teman, rekan dan orang-orang yang kita sayangi.
Aku yakin dan optimis Kami bisa lewati ujian ini bersama !! SEMANGAT !! 💪💪

Nah, jika sobat Bunda Generasi Maju kehabisan ide untuk mengatasi stress dan kebosanan keluarga. Serta untuk mendapat info yang lebih banyak lagi mengenai nutrisi, kesehatan, tumbuh kembang si kecil dan tips-tips serta acara seru lainnya, bunda bisa follow FP Aku Anak SGM dan kunjungi www.generasimaju.co.id atau hubungi Careline SGM bebas pulsa di 0-800-1-360-360


#MombassadorSGMEksplor
#GenerasiMaju
#SGMEksplor
#BersatudanKuat
#PoinPrestasi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mini Jepangnya The Onsen Hot Spring Resort Kota Batu

Apa yang terbayang ketika kita mendengar kata Jepang? Pasti kita akan terbayang dengan keindahan alamnya, keunikan budaya & kulinernya, kedisiplinan penduduknya, kecanggihan teknologinya, animenya, shinkansennya dan masih banyak lagi. Tapi ada yang menarik bagi saya ketika ada seorang teman yang berkunjung ke negara Jepang dan dia menceritakan tentang pengalamannya berendam air panas ala Jepang Onsen . Dimana saat berendam itu dikelilingi dengan background alam yang indah & diselingi dengan backsound alam yang khas dengan suara burung serta gemericik air. Menjadikan tubuh serta pikiran yang penat semakin rilex. Onsen adalah istilah bahasa Jepang yang artinya sumber air panas yang keluar dari perut bumi. Bagi orang Jepang mandi onsen sudah menjadi budaya sejak abad ke 7, karena kandungan mineral dari sumber airnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan diantaranya menurunkan tekanan darah, diabetes, merawat kulit, menghilangkan pegal, menyembuhkan luka dan lain sebagainya. ...

Menjadi Guru Anak Generasi Maju di Rumah

Memasuki New Normal dan tahun ajaran baru ditengah pandemi Covid19, menjadi tantangan tersendiri bagi kita ya bun. Sebagai seorang bunda dan juga Mombassador SGM Eksplor  kita harus terampil menjadi semua peran, mulai jadi koki sampai dengan yang sekarang kita jalani, yaitu jadi guru bagi Anak Generasi Maju kita. Tahun ajatan baru ini tidak semua sekolah melaksanakan pembelajaran di sekolah. Hanya daerah yang berzona hijalah yang boleh melaksanakan pembelajaran offline di sekolah tentunya sesuai dengan protokol kesehatan dan pembatasan jam belajar di sekolah. Tapi bagi daerah yang masih berzona merah pembelajaran dilaksanakan secara online / daring di rumah masing-masing. Karena rumahku berada di daerah berzona merah, maka si kecil pun melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Apalagi Aclet baru memasuki kelas 1 SD dan Cakra masuk TK A. Dimana perlu adaptasi dan mengenal lingkungan guru serta teman-teman barunya. Selama melaksanakan PJJ tentunya waktu belajar tak sepad...

Ketika Si Kakak Belum Siap Punya Adek

Assalumualaikum wr.wb Kemarin emak baru menulis tentang nano-nanonya melahirkan anak pertama secara cesar. Seperti pada cerita emak yang kemarin, kata dokter minimal untuk bisa hamil lagi pasca operasi cesar adalah 2 tahun, untuk mencegah perobekan pada dinding rahim. Jika pada kehamilan pertama melahirkan cesar kemungkinan untuk melahirkan secara normal masih bisa dilakukan asal ya itu tadi jarak kehamilan minimal harus 2 tahun paaca cesar. Pasca melahirkan anak pertama, emak ingin banget melahirkan secara normal di kehamilan berikutnya. Tapi apalah daya ternyata Allah SWT berkehendak lain. Disaat Aclet baru berumur 1 tahun, Allah memberi kepercayaan kembali pada emak untuk mengandung anak ke 2, sehingga terpaksa dech emak harus menyapih Aclet yang masih berumur 1 tahun & mau gak mau emak harus kembali melakukan operasi cesar karena jarak yang terlalu dekat. Tepat tanggal 30 April 2015 ketika Aclet masuk usia 20 bulan si adek hadir ke dunia. Dan alhamdulillah Allah memberika...